The BLuez

Statement

1. Statement Pemilihan

Digunakan dalam proses untuk menentukan apakah kondisi tertentu telah terpenuhi untuk dapat melanjutkan proses tertentu juga.

a. IF

Contoh penggunaan statement IF adalah :

If

(Klik Gambar Untuk Memperbesar)

b. IF ELSE

Contoh penggunaan statement IF ELSE adalah :

If Else

(Klik Gambar Untuk Memperbesar)

Keterangan:

  • Baris 1: karena setiap input yang diperoleh dari TextBox, Label, ComboBox, dan lain-lain itu masih memiliki tipe data String maka harus diubah dulu ke tipe data yang sesuai denga variabel penampungnya.
  • Hasil: misal yang diinput 5, maka akan tampil MessageBox yang kedua.

c. IF ELSE IF

Contoh penggunaan statement IF ELSE IF adalah :

If Else If

(Klik Gambar Untuk Memperbesar)

Keterangan:

  • Hasil: karena yang diinput 5, maka akan tampil MessageBox yang kedua.

d. SWITCH

Biasanya digunakan pada pemilihan yang memiliki nilai pasti.

Contoh penggunaan statement SWITCH adalah :

Switch

(Klik Gambar Untuk Memperbesar)

Keterangan:

  • Hasil: jika yang dipilih (pada comboBox1) adalah Red, maka MessageBox yang keluar adalah yang ada pada baris 5.
  • Baris 4-12: membandingkan apakah nilai variabel warnaFavorit sama dengan yang ada pada masing-masing case. Jika sama maka jalankan perintah di bawahnya, yaitu menampilkan MessageBox yang berisikan warna favorit yang dipilih. Pada setiap akhir statement pemilihan ditambahkan perintah break;
  • Baris13-15: baris perintah default ini harus selalu disertakan, karena jika pada baris di atasnya tidak ada kondisi yang terpenuhi, maka baris inilah yang akan dieksekusi.

2. Statement Perulangan

Sering juga disebut iterasi atau looping. Digunakan jika ada proses yang akan dikerjakan berulang-ulang.

a. FOR

Contoh penggunaan statement FOR adalah :

Menentukan berapa banyak jumlah bilangan genap dalam range angka 1-10.

For

(Klik Gambar Untuk Memperbesar)

Keterangan:

  • Hasil: 5 (yaitu, 2, 4, 6, 8, 10).
  • Baris 1: mendefinisikan empat buah variabel: i, jmlBilGenap, temp, angka.
  • Baris 2: menyiapkan nilai awal proses looping (i=0;), lalu nilai batas akhir looping (i<10;), dan terakhir seberapa besar nilai i bertambah setiap proses looping (i++). Jadi proses perulangan akan dimulai dari 0 sampai 9, dan karena penambahan i hanya sebesar 1 poin, berarti proses looping yang terjadi adalah sebanyak 10 kali.
  • Baris 3 dan 7: tanda awal ( { ) dan tanda akhir ( } ) proses yang akan diulang.
  • Baris 4, 5, dan 6: statement yang akan dieksekusi sebanyak 10 kali.
  • Baris 4: nilai pada variabel angka dimodulus (sisa bagi) dengan 2, lalu simpan ke variabel temp.
  • Baris 5: menambah isi variabel angka sebanyak 1 poin.
  • Baris 6: periksa apakah nilai / isi dari variabel temp sama dengan 0,jika true, tambah nilai pada variabel jmlBilGenap sebanyak 1 poin.
  • Baris 8: tampilkan MessageBox yang menampilkan hasil dari proses perulangan sebelumnya, yaitu isi dari variabel jmlBilGenap.

b. WHILE

Biasanya digunakan untuk melakukan proses perulangan apabila jumlah perulangannya tidak diketahui.

Contoh penggunaan statement WHILE adalah :

While

(Klik Gambar Untuk Memperbesar)

Keterangan:

  • Baris 3: mendefinisikan variabel boolean berhenti, sebagai parameter apakah proses looping akan berhenti atau tidak.
  • Baris 4: proses looping akan terus berlangsung selama variabel berhenti masih bernilai false.
  • Baris 6: periksa apakah isi variabel usiaBertambah sama dengan isi dari variabel usiaAnda.
  • Baris 7: jika true, hentikan proses perulangan dengan cara set nilai variabel berhenti menjadi true;
  • Baris 9: jika false, tambah satu poin pada variabel usiaBertambah.
  • Baris 10: variabel yang akan menghitung berapa kali proses perulangan terjadi.
  • Baris 12: jika proses looping selesai, tampilkan pesan yang berisi berapa banyak proses looping yang terjadi, yang dicatat oleh variabel jmlProsesUlang.

c. DO – WHILE

Berbeda dengan statement While, statement ini pasti akan mengeksekusi baris perintah yang akan diulang paling tidak sebanyak satu kali. Karena pada statement ini, pemeriksaan kondisi/parameter, apakah program akan terus diulang atau tidak, dilakukan pada bagian akhir statement.

Contoh penggunaan statement DO – WHILE adalah :

Do - While

(Klik Gambar Untuk Memperbesar)

Keterangan:

  • Baris 4 dan 5: memberitahu compiler akan ada baris perintah yang diulang, dimulai dari tanda kurawal buka ( { ).
  • Baris 6-10: baris perintah yang akan diulang.
  • Baris 11: tanda kurawal tutup ( } ), tanda akhir program yang diulang.
  • Baris 12: pengecekan paramater, apakah program masih boleh untuk diulang atau tidak.

“…Terimakasih, semoga bermanfat…”

Silahkan Tinggalkan Balasan anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s